27/03/2011 – 11:23 AM | No Comment

Rasa iri membawa manfaat bagi petani perempuan di Desa Wates, Kecamatan Simo, Boyolali. Mereka kini menjadi pengaman kedaulatan pangan desanya.

Semula, hanya ada kelompok tani laki-laki di desa penghasil beras merah varietas slegreng …

Read the full story »
Agraria

reforma agraria merupakan issue strategis terkait hak akses atas alat produksi. dan tanah merupakan piranti vital bagi petani demi kelangsungan pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture) dan peningkatan produktifitas pertanian

Daulat Pangan

kedaulatan pangan adalah hak seluruh rakyat, bangsa & negara untuk menentukan kebijakan petanian & pangannya sendiri, lepas dari jebakan neoliberalisme yang mendorong ketergantungan pada import agrikultural & korporatisasi pertanian

Perdagangan

perdagangan komoditas pertanian harus bersandar pada kebijakan perdagangan yang berkeadilan dan menguntungkan petani, bukannya memihak negara maju & pemilik modal sebagaimana dimaksudkan dalam Agreement on Agriculture (AoA) – WTO

Pertanian Alami

sistem produksi pertanian berbasis alami & menghindari penggunaan kimia sintetis, dgn tujuan memproduksi komoditas pertanian – terutama pangan – yang aman bagi kesehatan serta menjaga keseimbangan siklus alami lingkungan

Press Release

terkait perkembangan situasi yang mengemuka dalam konstelasi kekinian, menyangkut perbaikan masa depan petani di Indonesia, dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang melingkupinya , maka dengan ini kami menyatakan sikap…

Home » Hutan

Penegakan Hukum Didukung

Submitted by admin on 12/02/2011 – 9:45 PMNo Comment

Sabtu, 12 Februari 2011

Jakarta, Kompas – Persoalan tumpang tindih kawasan hutan sudah seperti benang kusut. Kalangan pengusaha pun mendukung langkah tim terpadu penegakan hukum kehutanan yang sedang berjalan untuk memberi kepastian usaha dan hukum bagi investor.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Salahuddin Sampetoding di Jakarta, Jumat (11/2). ”Saya sangat mendukung langkah yang diambil Menteri Kehutanan sekaligus warning (peringatan) untuk pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Namun, saya pesimistis seluruh pemda mau mengakui atau melaporkan semua pelanggaran hutan,” ujarnya.

Dari 398 anggota APHI, 50 persen di antaranya menjadi korban penyerobotan lahan. Kondisi ini yang membuat pengusaha kehutanan, perkebunan, dan pertambangan kerap bersinggungan karena tumpang tindih lahan.

Salahuddin mengajak pengurus Asosiasi Pengusaha Pertambangan dan Asosiasi Pengusaha Perkebunan duduk bersama APHI, yang masuk dalam tim terpadu tata ruang nasional, untuk membahas persoalan ini. ”Mari kita duduk bersama untuk menyamakan persepsi utama yang sangat penting mengenai tata ruang,” ujarnya.

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan telah membentuk tim terpadu penegakan hukum kehutanan untuk menuntaskan kasus perambahan kawasan hutan, yang menjadi program prioritas bersama menanam pohon.

Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Kementerian Kehutanan Darori menegaskan, setelah mendata kasus perambahan hutan oleh perkebunan dan pertambangan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, tim terpadu akan ke Riau dan Kalimantan Barat.

Menurut data Greenomics Indonesia, organisasi nonpemerintah yang aktif mengkaji ekonomi kehutanan, dari 68 juta hektar kawasan hutan terdapat 26 juta hektar yang tumpang tindih. Direktur Eksekutif Greenomics Indonesia Elfian Effendi meminta pemerintah fokus menangani tumpang tindih kawasan di Sumatera dan Kalimantan (Kompas, 10 November 2009). (ham)

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar .