Pada proses pemasaran hasil pertanian dibutuhkan strategi yang sesuai agar hasil pertanian dapat seimbang dengan hasil penjualan. Salah satu strategi inovasi baru yang dapat membantu hal tersebut yakni dengan cara penerapan kewirausahaan sosial.

Proses pelaksanaan kewirausahaan sosial yakni seluruh hasil panen dari petani akan dikumpulkan jadi satu, kemudian hasil penjualan akan dibagikan di akhir penjualan. Untuk pembagian hasil penjualan akan dibagikan sesuai harga produk yang dijual. Tujuan inovasi tersebut untuk mempermudah proses penjualan, serta meminimalisir ketidak seimbangan transaksi penjualan antara petani dan tengkulak ataupun pihak luar. Tahapan sebelum pelaksanaan kewirausahaan sosial dibutuhkan sosialisasi kepada para petani, agar proses berlangsungnya program tersebut bisa sesuai dengan harapan.