Aliansi Petani Indonesia

Lakukan ‘Monopoli’ Benih Jagung, Polres Kediri Dianggap Bunuh Petani

KORANPAGI – Belasan Advokat geruduk Polres Kediri di Jalan PB Sudirman, terkait benih jagung yang diuji trial oleh Koperasi Kaum Marhaenis (Kopimanis). Sehingga muncul dugaan bahwa Polri ‘membunuh’ petani kecil, Kamis (16/2/2017).

Berdasar kronologinya, Kuncoro, salah seorang petani di daerah tersebut hendak melakukan uji coba benih jagung orderan dari anggota Kopimanis.

Namun, oleh petugas polisi ditangkap dan diproses dengan tuduhan melanggar Pasal 60 dan Pasal 61 Undang-Undang RI Nomor 12 tahun 1992 tentang budidaya tanaman. Hal tersebut diketahui dengan adanya surat tanda penerimaan barang bukti milik Kuncoro yang disita petugas.

Karenanya, belasan Advokat yang merupakan keluarga besar Kopimanis dan berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur turun langsung mendampingi Kuncoro dalam panggilan pemeriksaan oleh Polres Kediri.

Baca juga  Petani Tolak Impor Beras

Mereka (para Advokat) menganggap bahwa tindakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian Resort ‘kota tahu’ tersebut merupakan alat kapitalis monopoli benih jagung.”Kuncoro itu mengerjakan uji coba benih jagung untuk kepentingan interen kami (Kopimanis),” ungkap Yakub Miradi, SH, pengacara asal Surabaya, Kamis (16/2/2017).

Seakan tidak percaya, upaya guna mensejahterakan petani malah diluluhlantakkan oleh ‘oknum’ pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat (Polri)

“Bagaimana mungkin upaya mesejahterakan kaum tani kecil dibuldozer oleh Polri. Mestinya Polri selaku aparatur negara turut membina mensejahterakan petani kecil, bukan malah membunuhnya,” lanjutnya geram.

Barang milik Kuncoro untuk uji coba benih jagung yang kini disita petugas diantaranya adalah beberapa mesin penggiling jagung beserta enam pak benih jagung. (Rs/Snd)

Baca juga  Banjir Beras Impor, Kasihan Nasib Petani

SUMBER: http://www.koran-pagi.com/2017/02/lakukan-monopoli-benih-jagung-polres.html?m=1

Tulis komentar

About Author: ApiCyber Desk

Recent Comments

  • andi riyanto { Moratorium berpengaruh pada pemberian ijin perkebunan kelapa sawit Kami menyadari kebutuhan pengurusan perijinan perkebunan kelapa sawit pasca moratorium Salam Andi 081288463333,08 18198658 } – Apr 22
  • Eva Novarisma { Selamat malam, Kami adalah organisasi yang perduli tentang perempuan kota Tebingtinggi, dan sering disebut Forum Peduli Perempuan tebingtinggi, salah satu dampingan kami adalah para petani ... } – Feb 20
  • Rachele { artikelnya bagus, gua suka, thanks ya } – Feb 03
  • Rifai { Mas Fajri, hasil pengalaman kami kerja-kerja pengorganisasia n di petani kakao, baik itu di Jembrana, Ende, Flores Timur, Polman, Banggai menggambarkan situasi pasar kakao yang dikuasai ... } – Dec 31
  • Fajri Ilham { Fermentasi memang merupakan salah satu cara untuk meningkatkan harga jual dari kakao, tetapi kebanyakan petani kita mengetahui hal tersebut. Ditambah lagi didaerah tempat saya tinggal, ... } – Nov 18
  • maria loretha { Mantaaaaappps bro !!! Tapi masih harus kerja keras mengajak petani maju, melek, dan mandiri 🙂 } – Jul 29
Mendorong akses pasar petani melalui Pemasaran kolektif!