RMOL. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan sejumlah ormas tani di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/7). Pertemuan tersebut berlangsung singkat, hanya sekitar setengah jam. Mulai dari jam 11.00-11.30 WIB tadi.

Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara, Pratikno dan Staf Khusus Sekretaris, Teten Masduki. Sementara dari perwakilan tani ada Henry Saragih (Ketua Umum SPI/Serikat Petani Indonesia), M Nur Uddin (Sekjen API/Aliansi Petani Indonesia), Gunawan (Ketua Komite Pertimbangan Organisasi IHCS/Indonesian Human Rights Committee for Social Justice)  dan sejumlah petani dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Tengah.

Sebagaimana diceritakan Ketua Komite Pertimbangan Organisasi IHCS, Gunawan, dalam pertemuann itu presiden juga menyetujui usulan penguatan koperasi petani sebagai mitra Bulog.

“Harga Pembelian Pemerintah beras berdasar multi kualitas, dan mengalokasikan anggaran subsidi benih untuk petani pemulia benih,” terang Gunawan. 

Presiden Jokowi, lanjut dia, juga berkenan hadir dalam Peringatan Hari Tani Nasional 24 September 2015 yang akan diselenggarakan oleh ormas ormas tani bersama organisasi organisasi lainnya. Ormas dan organisasi tani itu bekerja dalam pemajuan dan pembelaan hak atas pangan, hak nelayan dan hak petani dan masyarakat yang bekerja di pedesaan.

“Apa yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut diharapkan akan memberikan semangat bagi petani dalam menyukseskan swasembada pangan,” terang Gunawan.

“Presiden berjanji akan mengundang lagi setelah sidang kabinet dan delegasi SPI, API dan IHCS menjanjikan akan mengirim masukan untuk rancangan peraturan presiden tentang badan pangan nasional,” sambungnya. [sam]

Sumber: http://www.rmol.co/read/2015/07/02/208636/1/Inilah-Hasil-Pertemuan-Jokowi-dengan-Organisasi-Tani-di-Istana