JAKARTA, API — Indonesia kembali ¬†menjadi bagian ajang ¬†konsultasi dan debat warga Negara, lintas Negara dengan nama kegiatan Word Wide Views on Climate and Energy di Universitas Katolik Indonesia ATMA JAYA, (Jakarta, 6 Juni. 2015).

Perwakilan dari warga negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, sudah menjadi bagian penting dalam konsultasi publik terbesar yang pernah sering diadakan di Indonesia, dengan tema perubahan iklim dan energy. Hadir juga dari Aliansi Petani Indonesia (API), dan Komite Nasional Pertanian Keluarga, hingga masyarakat Marjinal (Anak-jalanan), masyarakat Adat dan berbagai banyak kalangan dari latar belakang yang berbeda terlihat mereka melebur menjadi satu dalam forum yang di selenggarakan. Keterlibatan mereka sangatlah penting sebagai perwakilan masyarakat yang terpilih untuk mencerminkan keragaman demografi di Indonesia dan juga sebagai-bagian dari perwakilan masyarakat serta rakyat dibelahan muka bumi ini yang terpilih dan mau perduli sebagai individu, forum ini juga menjadi ajang aspirasi masyarakat dari akar-rumput(grassroots) dan mereka juga diberi ruang untuk memberikan Kontribusinya dalam World Wide Views on Climate and Energy, dengan cara sudut pandang mereka, dengan pengetahuan yang ada, yang mereka lihat dan dengar hingga merasakannya sebagai eksistensi penduduk bumi di planet ini.

World Wide Views on Climate and Energy (WWViews on Climate Energy) adalah sebuah konsultasi masyarakat dunia yang dilakukan secara global, yang akan memberikan informasi tentang bagaimana pemahaman masyarakat di seluruh dunia tentang perubahan iklim dan pemanfaatan transisi energi. Negara atau wilayah yang berada di bagian timur bumi mulai terlebih dahulu, termasuk Indonesia, dan kemudian dilanjutkan dengan negara-negara yang berada di belahan bumi sebelah barat. Saat ini, sebanyak 106 wilayah dari 80 negara di dunia telah menyatakan untuk melaksanakan konsultasi publik WWViews ini.

Seluruh warga negara di dunia yang mengikuti debat konsultasi publik ini akan menerima informasi yang sama, baik sebelum kegiatan dilaksanakan maupun pada saat konsultasi publik berlangsung. Informasi tersebut berisi pernyataan pro dan kontra, serta pendapat tentang kebijakan perubahan iklim dan energi serta informasi tentang target dan evaluasi kebijakan tersebut. Seluruh kegiatan mengikuti panduan dan agenda yang sama untuk seluruh negara agar hasil konsultasi yang berupa pendapat masyarakat dapat dibandingkan antar negara.

Masyarakat akan menyatakan pendapat pribadinya pada pertanyaan yang sama dengan yang akan ditanyakan kepada warga negara yang lain. Pertanyaan yang akan diajukan telah disusun untuk mencerminkan kontroversi saat negosiasi di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) dan diskusi politik secara umum tentang perubahan iklim dan energi. Hasil debat dan konsultasi publik ini akan dipublikasi real-time (saat kegiatan sedang berlangsung) melalui perangkat web-tool. Perangkat ini mempermudah eksplorasi dan perbandingan hasil konsultasi publik yang berupa pendapat pribadi perwakilan masyarakat Indonesia sehingga dapat langsung dibandingkan dengan pendapat masyarakat dari negara lain, seperti contoh kita dapat membandingkan dengan mudah pendapat dari negara sedang berkembang dengan negara maju, ataupun juga membandingkan pendapat masyarakat dari sesama Negara-negara berkembang.