Aliansi Petani Indonesia (API) akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (MUNAS) ke-III pada tanggal 9 sampai dengan 13 Februari 2009.

Bertempat di Griya Alam Ciganjur, forum tertinggi dalam struktur rapat organisasi ini rencananya akan dihadiri perwakilan-perwakilan dari 32 serikat petani anggota API yang tersebar di 11 provinsi di seluruh Indonesia.

Selain untuk tujuan menggelar musyawarah anggota dan mendengar laporan Badan Pengurus Harian Sekretariat Nasional, merancang dan menentukan strategi perjuangan berikutnya serta memilih pengurus untuk jabatan tiga tahun kedepan, helatan acara ini diharapkan dapat menjadi sarana konsolidasi organisasi untuk mengukur sejauh mana capaian-capaian kerja selama ini dapat memberi input yang bermanfaat baik terhadap anggota Aliansi Petani Indonesia sendiri, maupun secara umum mampu memberikan sokongan “tenaga” bagi upaya perjuangan petani untuk memperbaiki tingkat keberdayaan dan ekonominya.

Start dari Kantor Seknas API di bilangan Slamet Riyadi IV/50 Jakarta Timur, rombongan anggota perserta MUNAS akan bersama-sama menuju lokasi acara di Ciganjur pada tanggal 9 Februari pagi. Selain acara inti Musyawarah Nasional, Side Event akan menghadirkan Dialog Petani mengenai masalah Hak Paten yang akan mengkaji relevansi Undang-undang Perlindungan Varitas Tanaman terkait isu ketahanan pangan nasional. Dialog yang terselenggara atas kerjasama API dan Third Work Network (TWN) ini akan menghadirkan para pembicara antara lain Agustiana (SPP), Luthfiyah Hanim (TWN), Henry Saragih (La via Campesina) dan Prof. Agus Sardjono (Ekspert) dan Prof. Ahmad Shodiqi (ekspert RA).

Disamping itu, Side event lain yang juga digelar adalah pendidikan managemen organisasi. Acara ini bertujuan memberi penguatan bagi serikat-serikat petani untuk mampu mengembangkan serta meningkatkan performance masing-masing organisasi untuk menuju organisasi petani yang solid dan produktif sebagaimana dicita-citakan API dan para anggotanya.Amien[Dzi]